PETASAN MEREBAK, POLRES LOMBOK TENGAH BERGERAK

PETASAN MEREBAK, POLRES LOMBOK TENGAH BERGERAK

tribratanewpolresloteng.com Praya – sudah menjadi kebiasaan yang tidak dibenarkan bagi masyarakat Indonesia khususnya Lombok Tengah untuk memperingati datangnya hari besar menggunakan “Petasan”. Banyak pedagang musiman yang akan menjajakan si “kecil biang ribut” ini dari toko-toko hingga membuka lapak di pinggiran jalan.

Untuk mengantisipasi adanya keributan yang akan diakibatkan, Jum’at (03/06) Polres Lombok Tengah melakukan sidak di tiap tiap penjual yang kedapatan menjual petasan.

Anggota Polres Lombok Tengah mengisi blanko Surat Tanda Penyitaan (STP) untuk menyita Petasan yang tidak memiliki izin edar.

Anggota Polres Lombok Tengah mengisi blanko Surat Tanda Penyitaan (STP) untuk menyita Petasan yang tidak memiliki izin edar.

Tidak sedikit penjual menyembunyikan dagangannya agar tidak disita oleh petugas, namun berhasil diendus keberadaannya. Dari himbauan hingga tindakan tegas berupa penyitaan dilakukan oleh Anggota Polres Lombok Tengah yang melakukan Sidak terhadap para penjual Kembang Api dan Petasan.

Setelah dimintai keterangan Kapolres Lombok Tengah AKBP Nurodin menuturkan, bahwa tidak ada toleran lagi bagi para penjual petasan yang ada di Lombok Tengah. Jika ditemukan petugas saat melakukan sidak ke tiap-tiap emperan akan disita dan akan diperiksa. Mau petasan berukuran besar atau kecil, nyaring atau tidak nyaring akan menjadi target operasi bagi Kepolisian Resor Lombok Tengah(Polres Loteng).

“Masih banyak mainan yang lebih layak untuk anak-anak mainkan, seharusnya para orang tua dapat lebih intensif memantau anak-anak mereka serta lebih cerdas memilih mainan yang baik untuk buah hatinya. Bagi para penjual juga demikian, masih banyak hal-hal yang lebih beranfaat untuk dijual atau dijajakan” Tegas AKBP Nurodin.

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *