Kapolres Loteng Hadiri Peluncuran Lombok Hub Air Asia di Indonesia

Kapolres Loteng Hadiri Peluncuran Lombok Hub Air Asia di Indonesia

Praya – Kapolres Lombok Tengah, AKBP Budi Santosa, SIK, MH, menghadiri kegiatan peluncuran Lombok Hub Air Asia di Indonesia yang dilaksanakan di Bandara Lombok Internasional Airport (LIA). Dimana peluncuran Hub itu merupakan wujud dukungan pengembangan pariwisata di Provinsi NTB, dimana Lombok merupakan daerah kelima di Indonesia setelah Jakarta, Medan, Surabaya dan Denpasar untuk hub air asia ini.

Gubernur NTB, Zulkiplimansyah menyampaikan, bahwa dengan diluncurkannya Lombok sebagai hub air asia di Indonesia, merupakan salah satu maghnet untuk kedepan pariwisata yang ada di NTB kian berkembang. Terlebih dengan adany Hub tersebut membuat para wisatawan akan bisa semakin mudah untuk datang ke NTB khususnya Lombok.

“Kita sangat sambut gembira karena tentunya akan lebih cepat pergerakan dan dengan ditunjuknya Lombok sebagai Hub air asia merupakan sebentuk kepercayaan untuk berinvestasi bagi para pelaku usaha pariwisata,”ungkap gubernur NTB, Zulkiflimansyah saat meluncurkan Lombok sebagai hub air asia di bandara LIA, Kamis kemarin (2/5)

Disampaikan juga, dengan adanya Hub tersebut maka mobilisasi wisatwan bisa akan semkin banyak dan mudah, sehingga tentunya hal ini akan sangat menguntungkan Lombok menjadi daerah yang akan banyak dikunjungi oleh wisatawan. “Jadi upaya untuk memperomosikan penerbangan ini tentu kita akan gencarkan promosi. Kita bahkan disubsidi tiket dari pemerintah pusat untuk penerbangan ini,”tegasnya.

Sementara itu, CO Air Asia Indonesia, Deni Kurniawan  menegaskan bahwa dengan melihat potensi wisata di Lombok yang kian berkembang dan bahkan menjadi skala prioritas nasional, maka pihaknya membuka Hub untuk Lombok yang mana dalam pesawat Air Asia juga dituliskan nama Lombok untuk memperkenalkan daerah tersebut di kancah dunia.

“Melihat potensi yang ada, kami meyakini Lombok akan menjadi daerah pariwisata yang kian berkembang yang sudah dicanangkan menjadi skala prioritas oleh pemerintah pusat, sehingga Air Asia siap mencaanangkan untuk membantu rekapri terhadap kondisi pariwisata yang ada saat ini,”ungkap Deni Kurniawan.

Disampaikan juga bahwa dengan adanya gempa bumi yang melanda Lombok beberapa waktu lalu, memang tidak bisa dipungkiri membuat pariwisata menurun derastis. Akan tetapi, saat ini kondisinya terus mengalami perbaikan, terlebih dengan adanya berbagai event yang dilaksanakan di Lombok dalam waktu dekat ini.

“Terlebih air asia selama ini membawa  wisatawan mancanegara paling banyak ke Indonesia hingga mencapai 3,2 juta pada tahun 2018, sehingga saat ini ada ruta penerbangan Lombok-Australia, Lombok- Kualalumpur dan Lombok- Singapura,”terangnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam memajukan pariwiasata itulah, sehingga dalam pesawat ditampilkan berbagai keindahan yang ada di Lombok. Mulai dari keindahan gunung rinjani serta berbagai keindahan pantai yang ada di Daerah ini. “Kita menggambarkan gunung rinjani sebagai bentuk komitmen dalam membangun pariwisata yang kita akui sempat mengalami penurunan akibat dari gempa ini,”tegasnya.

Sementara itu, Direktur hubungan internasional dan pengembangan Angkasa Pura, Kapten Sardjono Joni menegaskan bahwa dengan adanya HUB tersebut maka diharapkan akan bisa mendatangkan tujuh juta wisatawan asing, dan pihaknya berkomitmen bahwa target yang ada semuanya bisa tercapai dengan melihat berbagai event yang ada saat ini.

“Apalagi dengan adanya MotoGP dan kapasitas bandara yang begitu besar maka kita meyakini Hub ini bisa berjalan dengan baik. Bahkan kami menganggap Air Asia sangat tepat membuka Hub di Lombok dan kita terus mendukung dengan pembangunan berbagai infrastruktur di areal bandara,”tegasnya.

Hal senada disampaikan oleh Staf Khusus bidang konektivitas udara Kemenpar RI, Judi Ripajantoro, dijelaskan bahwa kondisi kebesaran Lombok terutama dari sektor pariwisata sudah bisa dirasakan oleh semua element yang ada, sehingga dengan adanya Hub ini maka arus pariwisata juga bisa akan semakin mudah.

“Dengan adanya Hub ini maka mempermudah kedatangan wisatawan yang dari jauh, sehingga pariwisata di NTB akan semakin berkembang dan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Apalagi sudah ada selogan halal tourisem yang akan mampu mengaet para wisatawan,”terangnya.

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *