Press Conference Operasi Antik Gatarin 2019 Polres Lombok Tengah

Press Conference Operasi Antik Gatarin 2019 Polres Lombok Tengah

Praya – Kepolisian Resort Lombok Tengah ( Polres Lombok Tengah ) di bawah pimpinan AKBP Budi Santosa SIK, MH melaksanakan press conference operasi antik yang dimulai sejak tanggal 17 november hingga berakhir pada tanggal 30 november, bersama dengan Wakapolres Lombok Tengah, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim serta para pejabat utama dan anggota polres lombok tengah, Senin ( 02 / 12 / 2019 ).

Kegiatan press confrence tersebut diikuti oleh wartawan Kabupaten Lombok tengah, dimana kapolres lombok tengah memberikan informasi terkait keberhasilan Polres Lombok Tengah dalam mengungkap berbagai jenis tindak pidana terkait dengan masalah narkotika serta minum-minuman keras.

Di sampaikan kepada seluruh peserta release bahwa Polres Lombok Tengah berhasil menerima sebanyak 10 Laporan Polisi dari masyarakat dengan jumlah tersangka sebanyak 10 orang dimana masing-masing 2 orang merupakan target operasi ( TO ) dan 8 orang lainnya bukan termasuk target operasi ( NON TO ).

Dalam kegiatan tersebut di sampaikan jumlah barang bukti narkotika yang berhasil di amankan sebesar 147,77 gram, handphone 10 buah, dan uang sekitar 2.700.000,- ( Dua juta tujuh ratus ribu rupiah ) serta berbagai alat bukti lainnya seperti korek gas, gunting dls.

“ Barang bukti yang berhasil kita amankan ini, selanjutnya akan di serahkan kepada pengadilan, karena memang kasus ini sudah kita naikkan ke tingkat sidik” Terang kapolres Lombok Tengah AKBP Budi santosa, SIK, MH.

Tidak hanya narkotika, Sat Resnarkoba Polres Lombok Tengah di bawah pimpinan AKP Dhafid Shiddiq, SH, SIK juga berhasil mengamankan beraneka jenis minum-minuman beralkohol  sebanyak 439 botol dan tidak di temukan minuman beralkohol tradisional.

“ Karena minuman keras termasuk ke dalam tindak pidana ringan, kami akan melakukan peringatan sebanyak 3 kali kepada para penjual minuman keras tersebut, apabila peringatan kami untuk segera mengurus izin tidak di indahkan, terpaksa akan dilakukan penindakan sesuai dengan aturan yang berlaku”. Terang kapolres Lombok Tengah kembali AKBP Budi santosa SIK, MH.

Alasan dilakukannya penyitaan terhadap minum-minuman tersebut dikarenakan tidak memiliki izin menjual minuman beralkohol, Golongan A, B, dan C.

Dalam pelaksanaan Opaerasi Antik Gatarin 2019 yang berlangsung sejak tanggal 17 november hingga 30 november lalu tersebut Kapolres Lombok Tengah menyamakan persepsi bersama dengan seluruh peserta press confrence terkait tersangka dan barang bukti yang berhasil di amankan.

Penulis : LaleFera

 

 

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *