Polsek Janaperia dan Batukliang Tangkap Penjual Tuak

Polsek Janaperia dan Batukliang Tangkap Penjual Tuak

news.tribratanewspolresloteng.com. Praya – Jelang perayaan Festival Pesona Bau Nyale yang akan dipusatkan tanggal 14-15 Februari 2020 Di Pantai Tanjung Aan, Desa Sengkol Kecamatan Pujut, Lombok Tengah terus mendapat antesi dari jajaran Polres Lombok Tengah. Rabu (13/2), anggota Polsek Janaperia dan Polsek Batukliang melaksanakan Operasi Cipta kondisi dalam rangka Even Bau nyale di wilayah hukum Polres Lombok Tengah.

Dalam operasi itu, Polsek Janaperia dan Batukliang berhasil menangkap pelaku penjual minuman keras (Miras) tradisional jenis Tuak dan mengamankan barang bukti puluhan liter tuak.

“Jumlah BB yang dapat diamankan di dua lokasi itu sebanyak 10 jerigen atau 300 Liter dengan harga jual Rp 1.330.000,” ujar Kepala Polsek Janaperia, IPTU Muhdar kepada wartawan.

Dijelaskan, ratusan liter miras tuak itu diamankan di depan Polsek Janapria dari penjual inisial KM (43) warga Desa Loang Maka.  Tuak yang diamankan 3 jerigen atau 90 liter itu dibeli di Sesaot Narmada Lobar dengan Harga Rp. 420.000.

“Pelaku kita tangkap saat melintas membawa tuak menggunakan sepedah motor. Dimana rencananya tuak tersebut akan didistribusikan ke Desa Lekor dan sisanya dijual dirumahnya di Repok Gon Desa Loang Maka,” jelasnya.

Dikatakan, selanjutnya pihaknya juga berhasil mengamankan pelaku penjual tuak dari Pelaku JN (26) warga Desa Karang Bayan, Lombok Barat. BB tuak yanh diamankan sebanyak 7 Jerigen yang dibawa dari Lombok Barak menuju Desa Ganti.

“Tuak ini rencananya akan dijual pada Festival Pesona Bau Nyale,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolsek Janeperia, Kabupaten Lombok Tengah, IPTU Gede Gisiyasa mengatakan hal yang sama, bahwa pihaknya juga  sudah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah Kecamatan Batukliang dalam rangka operasi Cipta Kondisi menjelang pelaksanaan Core Event Bau Nyale Tahun 2020.

“Jumlah barang bukti tuak yang diamankan 6 jerigen dan 36 Botol Tuak ukuran besar,” ujarnya.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” katanya.

Dijelaskan, adapun para ojek penjual tuak yang diamankan itu yakni inisial IR (23) warga Desa Linsar, Lombok Barat dengan jumlah BB 4 jerigen. Kemudian pelaku inisial MR Desa Mantang dengan jumlah barang bukti 2 jerigen. Selanjutnya dari pelaku SH (55) warga Lombok Timur dengan barang bukti 36 botol tuak.

“Pelaku ditangkap saat melintas membawa tuak tersebut,” pungkasnya.

Related Articles

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *